Minggu, 17 Oktober 2010

Mars

http://www.harrybishop.ca/wp-content/uploads/2009/02/face_on_mars.jpg Pernah mendapat email mengenai penampakan wajah di planet Mars seperti gambar di samping ini ?
Beberapa email bahkan dengan absurdnya memberitakan bahwa di Mars sudah ada kehidupan modern sehingga bisa membuat sebuah bukit jadi mirip wajah seorang manusia, bahkan ada yang lebih konyol lagi dengan menempelkan gambar seekor gorilla disana :lol:
Sebenarnya gambar disamping adalah foto asli dari sebuah region di planet Mars. Region bernama Cydonia berisikan beberapa bukit yang salah satunya adalah bukit yang berbentuk mirip wajah manusia.
Foto keseluruhannya bisa di lihat di bawah ini, foto ini diambil dari Viking Orbiter pada tanggal 25 Juli 1976.
http://www.universetoday.com/wp-content/uploads/2010/07/face-on-mars-original-580x427.jpg
Pada foto di atas terdapat banyak titik kecil berwarna hitam, titik-titik itu diakibatkan kesalahan data dari foto tersebut. Sebagai informasi, pada saat foto diambil, gambar yang terlihat tidaklah tampil seperti layaknya kalau kita melihat hasil jepretan digital kamera, tapi masih berupa data mentah yang harus diolah terlebih dahulu di mesin pemroses foto.
Teknologilah yang akhirnya bisa membuktikan bahwa foto wajah di Mars hanyalah sebuah bukit yang karena efek pencahayaan dan rendahnya resolusi kamera yang dipakai pada Viking 1. Pada tahun 1998 dan 2001 Mars Global Surveyor (MGS) juga mengambil foto Cydonia dan hasilnya tidak lagi berbentuk wajah manusia.
http://www.universetoday.com/wp-content/uploads/2010/07/threefaces.gifDari kiri ke kanan : Viking 1 1976, MGS 1998, dan MGS 2001
Dan terakhir pada tahun 2007 HiRISE dengan kecanggihan kamera yang dimilikinya mengambil foto dengan resolusi tinggi seperti yang terlihat di bawah ini
http://www.universetoday.com/wp-content/uploads/2010/07/face-on-mars-hirise.jpg
Dari foto terakhir ini hilang sudah wajah yang dihebohkan di email-email atau artikel lainnya, karena seperti penjelasan di atas bahwa gambar wajah tersebut ada karena kurangnya resolusi kamera dan sudut cahaya yang tertangkap pada saat foto diambil.


Sumber :
universetoday.com
metaresearch.org
wikipedia.org

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari,
Apaa sih maksudnya Gerhana Matahari Cincin ? Gerhana Matahari itu adalah peristiwa tertutupnya matahari oleh bulan sehingga sebagian penduduk di bumi mengalami kegelapan meskipun saat itu adalah siang hari. Disebut Gerhana Matahari Cincin karena pada saat peristiwa gerhana ini sebagian sisi luar matahari masih bisa terlihat dari Bumi. Jika dilihat dari Bumi seluruh permukaan matahari tertutup oleh bulan, peristiwa tersebut dinamakan Gerhana Matahari Total.
Pada saat terjadinya puncak GMC ini sangat dianjurkan untuk tidak melihat langsung ke arah matahari, karena bisa merusak retina mata. Pada saat gerhana otomatis keadaan sekitar menjadi redup, nah mata manusia dalam keadaan redup atau gelap retina mata akan terbuka lebar untuk memasukkan cahaya sebanyak-banyaknya. Sebaliknya, dalam keadaan terang retina mata akan mengecil karena cahaya yang masuk sudah cukup dengan rana yang kecil.
Perubahan redup ke terang pada peristiwa GMC ini terjadi sangat cepat sehingga dapat dibayangkan, jika mata sedang menatap matahari yang tertutup bulan, retina akan terbuka lebar, tapi pada saat berikutnya perubahan terjadi menjadi sangat terang. Retina akan mengalami kerusakan karena terlalu banyak menerima cahaya matahari.
Berikut ada cara mudah untuk mengamati matahari, dengan bermodalkan kardus bekas dan sedikit alumunium foil, kita bisa menikmati gerhana matahari dengan aman.
Cara Murah dan Aman untuk mengamati Gerhana Matahari
Cara Murah dan Aman untuk mengamati Gerhana Matahari
Bill Buckingham
Credit & Copyright: Bill Buckingham
Foto di atas diambil di China pada saat GMT tanggal 1 Agustus 2008. Pada saat redup, planet Merkurius dan Venus bisa terlihat di sebelah kiri atas Matahari… pada siang hari !
Anthony Ayiomamitis
Credit & Copyright: Anthony Ayiomamitis
Yang berikut ini adalah foto gerhana yang diambil dari luar angkasa, terlihat sebagian daratan Inggris tertutup bayangan bulan.
Foto :
universetoday.com
antwrp.gsfc.nasa.gov

Polusi Cahaya

Seperti yang sudah kita ketahui pada tanggal 20 Maret 2009 Matahari akan tepat berada pada garis khatulistiwa, fenomena alam yang dinamakan equinox. Beberapa minggu sebelum dan sesudah equinox ini biasanya langit akan cenderung cerah, sehingga pada siang hari akan terasa panas menyengat dan malam akan terasa dingin mengigit. ‘Bonus’ dari periode ini adalah cerahnya langit malam sehingga kita bisa melihat bintang-bintang dan benda angkasa lainnya dengan lebih jelas.
Mumpung langit malam sedang bagus-bagusnya untuk memandangi bintang-bintang, mari kita bantu GLOBE (Global Learning and Observations to Benefit the Environment) untuk memetakan daerah-daerah di dunia berdasarkan tingkat polusi cahaya.
Bagaimana caranya ?
Cara yang dianjurkan –karena cara ini merupakan cara yang paling mudah– adalah dengan menghitung jumlah bintang yang ada di rasi Orion.
Orion
Orion
Pertama-tama, pada ba’da Isya lihatlah ke arah barat, kemudian tengadahkan kepala ke atas, carilah susunan tiga bintang yang nyaris segaris lurus, itulah Sabuk Orion sang pemburu.
Konstelasi Orion
Konstelasi Orion
Orion Sang Pemburu
Orion Sang Pemburu
Berapa bintang yang kamu lihat di Rasi Orion tersebut, cocokkanlah dengan chart dibawah ini :
orion-chart1
Semakin banyak bintang yang bisa kita lihat berarti semakin kecil polusi cahaya di daerah sekitarmu, sebaliknya, jika bintang yang terlihat hanya sedikit, polusi cahaya di sekitarmu sudah cukup besar.


Diatas terdapat rasi-rasi bellatrix orion dsb.

Pluto

Kalau mendengar atau membaca kata PLUTO, apa yang pertama kali muncul dibenakmu ? Sebuah benda luar angkasa atau tokoh anjing dalam serial kartun Walt Disney ?
http://ken-jennings.com/blog/wp-content/uploads/2006/08/pluto.jpg atau http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/image/0103/pluto_sri.jpg
Mana yang lebih dulu muncul ?
Banyak yang bilang nama sang planet berasal dari karakter anjing dalam komik Walt Disney. Kenyataan bahwa komik tersebut memulai debutnya pada tahun yang sama dengan penemuan benda angkasa tersebut oleh manusia dipercaya banyak pihak sebagai salah satu alasannya.
- wikipedia
Gambar bulatan coklat di atas adalah  foto planet-kerdil Pluto terbaik sampai saat ini. Belum ada penelitian serius terhadap benda angkasa ini seperti yang dilakukan manusia terhadap benda angkasa lainnya semisal planet Mars. Sebuah pesawat antariksa bernama New Horizon tidak berawak telah dikirimkan oleh Nasa pada Januari 2006 untuk meneliti Pluto dan satelit-satelitnya. Tapi kita harus bersabar, karena pesawat ini baru bisa mendekati pluto pada tahun 2015.
Sewaktu duduk dibangku Sekolah Dasar, aku diajarkan oleh Pak Tata – guru IPA di SDN Cimahi XIII- cara mudah menghapal susunan tata surya kita.
“MaMerVeBuMarYuSaUrNepPlu” kata beliau, yang merupakan akronim dari Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto.

Clyde W. Tombaugh: 1906-1997Pluto ditemukan oleh ditemukan oleh Clyde William Tombaugh, seorang astronom muda di Observatorium Lowell, pada 18 Februari 1930, Pluto kemudian menjadi salah satu anggota dari Tata Surya yang paling jauh letaknya. Jarak Pluto dengan matahari adalah 5.900,1 juta kilometer. Pluto memiliki diameter yang mencapai 4.862 km dan memiliki massa 0,002 massa Bumi. Periode rotasi Pluto adalah 6,39 hari, sedangkan periode revolusi adalah 248,4 tahun. Bentuk Pluto mirip dengan Bulan dengan atmosfer yang mengandung metan. Suhu permukaan Pluto berkisar -233oCelsius sampai dengan-223o Celsius, sehingga sebagian besar berwujud es 8O .
Pluto ini ditemukan tidak dengan cara konvensional (dengan didahului melihat benda angkasa dari bumi), melainkan diawali dengan teori kemungkinan adanya planet ke-sembilan dalam tatasurya kita yang mempengaruhi orbit Neptunus.
Pada saat ditemukan secara visual (dengan bantuan teleskop yang kuat tentunya), planet ini diketahui sebagai satu-satunya benda angkasa setelah Neptunus. Pada tahun 1978, Pluto diketahui mempunyai satelit yang ukurannya sedikit lebih kecil darinya yang dinamakan Charon. Setelah itu ditemukan juga satelit kembar bernama Nix dan Hydra.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/81/Outersolarsystem_objectpositions_labels_comp.png/611px-Outersolarsystem_objectpositions_labels_comp.pngJaman sudah berubah, ilmu pengetahuan terus berkembang. Pada tahun-tahun berikutnya diketahui bahwa dibelakang planet Neptunus terdapat jutaan benda angkasa yang dikenal sebagai Trans-Neptunian Objects. Ribuan diantaranya dikenal sebagai Edgeworth-Kuiper Belt atau lebih dikenal sebagai Kuiper Belt saja. Pada tahun 2003 ditemukan benda angkasa yang kemudian diberi identitas 2003 EL61. Penemuan ini cukup menghebohkan, karena walaupun benda ini lebih kecil dari Pluto, ternyata memiliki satelit. Pada Oktober 2003 juga ditemukan UB 313 yang oleh penemunya diberi nama Xena, dan satelitnya Gabrielle (terinspirasi dari serial televisi Xena : Warrior Princess).
Pluto sendiri, dengan orbit memanjangnya yang aneh, memiliki perilaku lebih mirip objek Sabuk Kuiper dibanding sebuah planet, demikian anggapan beberapa astronom. Orbit Pluto yang berbentuk elips tumpang tindih dengan orbit Neptunus. Orbitnya terhadap Matahari juga terlalu melengkung dibandingkan delapan objek yang diklasifikasikan sebagai planet. Pluto juga berukuran amat kecil, bahkan lebih kecil dari Bulan, sehingga terlalu kecil untuk disebut planet.
Pada tanggal 24 Agustus 2006, berdasarkan keputusan International Astrononomical Union, Pluto turun kasta yang asalnya berhak memegang status Planet menjadi Planet Kerdil (drawft planet) bersama Xena (yang kemudian diberi nama Eris) dan Ceres, sebuah asteroid yang mengorbit antara Mars dan Jupiter.
Sampai saat ‘degradasi’ status ini, Pluto masih dianggap sebagai benda terbesar diantara para planet kerdil, Sehingga bagi sebagian astronom yang kurang setuju dengan pengubahan status Pluto ini, masih mempunyai harapan untuk ‘meningkatkan’ lagi status Pluto. Namun, dari hasil penelitian terakhir, Eris ternyata mempunyai massa yang lebih besar dari Pluto.
Hasil analisis terbaru yang dilakukan para astronom AS menunjukkan bahwa Eris 27 persen lebih besar daripada Pluto. Eris diperkirakan berdiameter 2.400 kilometer hingga 3.000 kilometer sedangkan Pluto diketahui berdiameter sekitar 2.300 kilometer. Sedangkan massa Eris diperkirakan 16,6 miliar triliun kilogram.
- afp
http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/image/0609/eris_keck_big.jpg
Eris dan satelitnya, Dysnomia (sebelumnya bernama Xena dan Gabrielle)

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/91/EightTNOs.png/325px-EightTNOs.png
Trans-Neptunian Objects dibandingkan dengan Bumi (bawah)


http://www.gavinrymill.com/dinosaurs/new-solar-sytstem/trans-neptunian-pluto-quaoar-sedna.gif
Orbit Kuiper Objects

Hujan Meteor Lyrid

Seperti yang diberitakan detik.com, bahwa mulai tengah malam ini, Jumat 16 April 2010 hingga Senin 26 April 2010 penduduk di bumi akan melihat fenomena alam tahunan yaitu hujan meteor Lyrid. Mengapa dinamakan Lyrid, karena lokasi hujan meteor tersebut berada di rasi bintang Lyra.

Lalu dari mana sumber meteor-meteor tersebut ? Sumbernya adalah partikel debu dari komet C/1861 G1 (Thatcher). Jangan samakan debu dari meteor ini dengan debu yang biasa kita temukan di rumah ya, karena yang dimaksud debu disini adalah material yang terlepas dari ekor komet tersebut. Pada periode yang disebutkan di atas, posisi bumi sedang menghadap ke arah ekor komet tersebut.
Bagi yang penasaran ingin melihat dimana posisi rasi bintang Lyra, berikut aku tampilkan simulasi gambar angkasa pada Jumat, 26 April 2010 Pukul 01:00 dilihat dari kota Jakarta, untuk sepuluh hari kedepan, posisinya tidak akan berbeda jauh dengan apa yang ada di gambar. (klik gambar untuk lebih detil, NE maksudnya North East, Timur Laut)

Jupiter

Planet Jupiter sudah dikenal manusia sejak lama. Sejarah mencatat bangsa Babilonia menandai planet ini sebagai penjelmaan dewa mereka, Marduk. Bangsa Romawi-lah yang menamai planet ini dengan nama Jupiter, dewa dari mitologi Romawi.
Planet ini merupakan planet terbesar dalam susunan tata surya kita, ukuran planet ini bila dibandingkan dengan bumi adalah 121,9 kali bumi. Planet ini berada di posisi ketiga benda langit yang paling terang setelah Bulan dan Venus. Tapi terkadang kecemerlangannya kalah dibandingkan Mars pada saat-saat tertentu.

Pada bulan September 2010, Planet ini akan mucul di langit timur beberapa saat setelah matahari tenggelam di ufuk barat. Planet ini mudah dikenali karena kecemerlangannya. Pada tanggal 20 September 2010, posisi planet ini akan berada pada posisi paling dekat ke planet Bumi, yaitu 592 Juta km. Jarak ini lebih dekat 75 Juta km dibandingkan 13 bulan lalu ketika bumi ‘berpapasan’ dengan Jupiter.
Seperti diketahui sebelumnya bahwa orbit planet-planet di tata surya ini tidaklah bulat sempurna, melainkan berbentuk ellips. Hal ini menyebabkan jarak antar planet selalu berubah dari waktu ke waktu.
Pada tanggal 20 September 2010 ini, kita berkesempatan meneliti Jupiter seperti yang dilakukan oleh Galileo pada tahun 1610. Pada saat itu, Galileo dengan bantuan teleskop berhasil menemukan empat buah satelit alami Jupiter yaitu Io, Europa, Callisto dan Ganymede. Keempat satelit ini biasa disebut sebagai Galilean Moons. Khusus untuk Ganymede, satelit ini tercatat sebagai satelit alami paling besar yang ada di sususan tata surya kita, ukurannya bahkan lebih besar daripada planet Merkurius.
Cobalah keluar pada Senin malam tanggal 20 Sept 2010 dan lihat ke arah timur. Kalau langit cerah posisi Jupiter akan berada seperti dalam gambar di atas. Jika kalian mempunyai teleskop atau binokular cobalah teliti planet tersebut, kalau kualitas teleskopnya bagus, Galilean Moons bisa ikut terlihat. Bersamaan dengan itu, planet Uranus bisa dilihat di kiri bawah planet Jupiter. (catatan, posisi ini berdasarkan posisi pengamat di daerah Jakarta dan sekitarnya)
Posisi Jupiter akan terus naik bila didasarkan pada posisi pengamat, makin malam dia akan berada tepat di atas langit dan menjelang pagi akan berada di langit barat.
Semoga informasi ini bisa membantu kalian yang ingin melihat Jupiter secara lebih detail. Selamat berburu Jupiter !

Sirius, Bintang Paling Terang di Malam Hari

Bintang ini terletak dalam rasi bintang Canis Major atau Big Dog atau Anjing Besar. Rasi Canis Major ini terletak di sebelah tenggara Rasi Orion. Rasi Canis Major ini melambangkan salah satu anjing yang mengikuti Orion sang pemburu. Anjing-anjing lainnya adalah Canis Minor dan Canes Venaticci.


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e5/Canis_major_constellation_map.png/600px-Canis_major_constellation_map.pngNama sirius diambil dari bahasa Yunani, Seirios yang berarti menyala-nyala atau sangat panas. Dalam astronomi Islam bintang ini dikenal sebagai Al Shira.
Pada tahun 1884, Friedrich Wilhelm Bessel menarik kesimpulan, bahwa berdasarkan perubahan geraknya, Sirius kemungkinan memiliki pasangan. Setelah hampir dua dekade kemudian kesimpulan di atas berhasil dibuktikan. Pada tahun 1862, Alvan Graham Clark menemukan pasangan bintang tersebut yang kemudian dinamai Sirius B, sedangkan bintang yang kita ungkit di atas dinamai Sirius A.
Sirius A duapuluh kali lebih terang, juga dua kali lebih besar daripada matahari kita. Sedangkan Sirius B mempunyai diameter yang hampir sama dengan planet Bumi dan massa sebesar 98% massa matahari. Sirius B lebih redup 10.000 kali dibandingkan Sirius A.
http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/image/sirius_rosat_big.gif
Tampak Sirius dalam tampilan sinar X
http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/image/0010/siriusb_cxo_big.jpg
Gambar di atas diambil dengan menggunakan kamera dari Chandra Observatory, dalam tampilan sinar X. Tampak Sirius B di belakang Sirius A.
http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/image/0702/alborzmountains_tafreshi.jpg